. Kandungan Babi Dalam Produk Farmasi

Kandungan Babi Dalam Produk Farmasi

Mentri kesehatan Nafsiah Mboi, kembali menuai pernyataan kontroversi yang mengundang polemik di negeri ini. Terkait dengan daging babi, yang bagi umat Islam adalah daging yang haram untuk dikonsumsi. 

Menurut pernyataan menteri, obat-obatan tidak perlu disertifikasi halal. Bahkan ia memberikan pernyataan yang lebih jauh lagi,  bahwa daging babi juga boleh dimakan.


Memang hampir semua bagian dari babi dapat dimanfaatkan secara ekonomi. Mulai dari kulit,bulu, tulang, daging dan hampir semua organ tubuh babi bermanfaat, Hampir tidak ada bagian dari babi yang tidak berguna.

Bagi konsumen Muslim babi adalah sumber bahan yang diharamkan untuk dikonsumsi dan dimanfaatkan.
Di dalam Al-Qur’an Allah menjelaskan tentang haramnya daging babi. Firman-Nya dalam surat Al-Maidah ayat 3 :
حُرِّمَتْ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةُ وَالدَّمُ وَلَحْمُ الْخِنْزِيرِ وَمَا أُهِلَّ لِغَيْرِ اللَّهِ بِهِ
“Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah.”
Lahmul hinzir, adalah daging babi, bahkan dalam penjelasan fiqih, termasuk juga keturunan babi. Baik itu berbentuk babi ataupun berbentuk hewan yang halal, tetapi didapat dari persilangan dengan seekor babi.

Akan tetapi dalam kenyataan babi sering dijadikan sebagai model untuk penelitian yang berkaitan dengan manusia, dikarenakan adanya kemiripan sistem penting dalam tubuhnya.Menanggapi pernyataan mentri yang mengabaikan sertifikat halal pada farmasi atau obat-obatan, sepertinya sebuah pemikiran yang sedikit ngawur. Bukankah di dalam Undang Undang Dasar dijelaskan bahwa setiap warga negara dijamin hak asasinya?
Maka mengetahui bahwa di dalam suatu produk, termasuk obat-obatan, mengandung babi atau tidak,  adalah merupakan hak setiap konsumen. Adalah hak personal nantinya, yang akan menggunakan obat-obatan tersebut, meski di dalamnya mengandung unsur babi. Tetapi mengetahui, bahwa obat-obatan tersebut mengandung babi, seharusnya diberikan keleluasaan kepada setiap warga negara untuk memahaminya. Salah satu caranya dengan sertifikat halal.

Sebenarnya pemerintah sudah mengatur pengawasan terhadap beredarnya produk obat dan makanan yang bahannya  bersumber, mengandung atau dalam proses pembuatannya bersinggungan dengan bahan tertentu dapat diberikan izin edar jika bersifat kedaruratan, sebagaimana disebutkan dalam Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia nomor HK.00.05.1.23.3516 tentang Ijin Edar Produk Obat, Obat Tradisonal, Kosmetik, Suplemen Makanan dan Makanan Yang Bersumber, Mengandung Dari Bahan Tertentu dan atau Mengandung Alkohol. Pemerintah harusnya konsisten dengan penerapan peraturan tersebut terutama pada Bab II Pasal 3 ayat (7) dan (8) yang menyebutkan :



Produk obat dan produk biologi yang bersumber babi/porcine dicantumkan informasi “Bersumber Babi” di dalam kotak dengan warna merah diatas dasar warna putih seperti contoh:

Demikian pula pada produk yang dalam proses pembuatannya bersingungan dengan bahan yang bersumber dari babi harus dicantumkan informasi dalam kotak dengan warna merah di atas dasar putih seperti contoh berikut: 

Keterlibatan babi dalam industri farmasi ternyata cukup signifikan. Mulai dari cangkang kapsul baik sebagai kapsul lunak, penyumbang organ-organ tubuh, dan hormon serta enzimnya.

Bagian Babi Yang Masih Dimanfaatkan
Beberapa bagian dari babi yang pernah dan atau masih menyumbangkan perannya dalam industri farmasi adalah sebagai berikut :

Kelenjar adrenal

Kelenjar ini terdapat pada ginjal. Kelenjar ini dapat menghasilkan hormon yang disebut sebagai steroid dan epinephrine. Hormon hormon yang dihasilkan oleh kelenjar adrenal babi pernah merupakan sumber penting yang digunakan untuk mengatasi beberapa penyakit yang disebabkan oleh ketidakseimbangan tubuh. Namun sekarang hormon-hormon tersebut sudah banyak diproduksi secara sintetis.

Kelenjar pancreas
Salah satu hormon yang dihasilkan oleh organ ini adalah insulin. Insulin sangat akrab dengan penderita diabetes. Insulin berfungsi untuk mengatur metabolisme gula dalam tubuh. Salah satu sumber insulin yang sudah tidak asing lagi digunakan dalam dunia kedokteran adalah insulin babi. Untuk menghasilkan 1 pound insulin didapatkan dari 60 ribu ekor babi serta diperkirakan mampu mengobati pasien diabetes sebanyak 750-1.000 orang selama setahun . Jika produksi babi pertahun sebanyak 85 juta maka insulin yang mampu dihasilkan selama setahun adalah 1.400 pound. Jumlah tersebut dapat mengobati pasien sebanyak 1, 050 juta – 1,4 juta pertahunnya. Jumlah yang cukup spektakuler.

Saat ini ada alternatif lain pengganti insulin seperti humulin yang walaupun lebih sedikit mahal, ternyata cukup diminati oleh pasien untuk mengganti hormon insulin babi.

Lambung
Lapisan dalam lambung mengandung protein dan enzim. Bagian ini secara komersial digunakan untuk memproduksi sejenis bahan untuk membantu pencernaan (digestive aids) dan antacid.

Usus halus
Heparin adalah bahan yang ditemukan secara ekslusif pada dinding dalam usus halus (babi). Heparin diklasifikasikan sebagai produk pharmaceutical yang esensial.

Jantung
Jantung babi digunakan untuk keperluan transplantasi untuk mengganti katup jantung yang sudah tidak berfungsi lagi. Katup jantung babi yang digunakan pada manusia,ternyata sangat minimal mengalami penolakan pada tubuh manusia. Hal ini menunjukkan bahwa banyak kemiripan system vital yang terjadi pada manusia dan babi.

Kulit
Kulit dalam bentuk gelatin digunakan dalam industri pembuatan kapsul. Selain itu kolagen yang merupakan bagian dari kulit digunakan untuk menstimulasi pembekuan darah selama operasi.

Darah
Fibrin darah yang diekstraks dari darah babi digunakan untuk membuat asam amino yang menjadi bagian dari cairan infus yang ditujukan untuk memberikan nutrisi bagi pasien yang mengalami beberapa operasi tertentu. Darah babi juga dipergunakan untuk keperluan media microbial dan kultur sel.

Seberapa jauh pemanfaatan babi boleh digunakan dalam dunia farmasi yang masih dalam lingkup darurat ini boleh digunakan? Apakah kita sebagai konsumen muslim tidak akan mau beranjak dari kondisi darurat selamanya?

Bagan bagian dari babi yang pernah dan atau masih menyumbangkan perannya dalam industri farmasi adalah sebagai berikut :

Sumber: Republika

1 komentar:

.

.
.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...