. Penyanyi Muda Memeriahkan Jambore 1000 Lagu Keroncong

Penyanyi Muda Memeriahkan Jambore 1000 Lagu Keroncong

Sebanyak 84 orkes keroncong dari beberapa daerah di Indonesia memeriahkan Jambore 1.000 Lagu Keroncong Indonesia yang diadakan oleh Komando Daerah Militer IV Diponegoro, mulai Jumat hingga Minggu (4-6/10/2013).

Ide pagelaran itu menurut Panglima Kodam IV Diponegoro Mayor Jenderal Sunindyo diadakan sebagai langkah untuk turut mempertahankan budaya bangsa. "Salah satu upaya menjaga ketahanan budaya, jangan sampai generai penerus kita di masa mendatang tidak mengenal apa itu musik keroncong", demikian ungkapan Sang Panglima yang bisa memainkan alat musik keroncong.

Ikut memeriahkan pentas akbar ini Ibu Waljinah, Didi Kempot, Rama Aiphama, Tuty Maryati, Tetty Supangat, Mamiek Prasitoresmi, Dian Mita Kurniasari dan Koko Thole yang memimpin OK. Pesona Jiwa.

Diantara artis-artis keroncong ternyata banyak sekali pemain dan penyanyi muda yang berbakat, demikian pula para penonton muda dengan antusias mengkerubuti depan panggung ketika OK Pesona Jiwa pimpinan Koko Thole dan Didi Kempot yang diiringi OK Romansa pimpinan Mudzakir tampil ditengah malam Minggu (5/10/2013). 

OK PESONA JIWA bersama para penyanyi keroncong
Fathur pelantun lagu Selalu Untuk Selamanya mencoba membawakan lagu keroncong Bandar Jakarta, dalam keterangannya "Aku menyukai musik keroncong, sebab Ibuku juga penyanyi keroncong maka dalam kesempatan ini Aku mencoba menyanyi dengan irama keroncong".

Menurut penggagas Jambore 1000 lagu Keroncong ini yaitu Marco Marnadi, ide ini sudah dipaparkan dua puluh tahun yang lalu, saat itu masih ada almahum Bapak Kelly Puspito baru saat inilah gayung tersambut oleh Bapak Panglima yang mencintai musik keroncong.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Artis Musik Keroncong Indonesia (HAMKRI) Iwan Krisna Setiadi mengapresiasi jambore keroncong yang pertama kalinya diadakan oleh KODAM IV. Dia mengungkapkan, musisi keroncong di Indonesia membutuhkan wahana-wahana seperti itu untuk dapat tampil dan mendapat apresiasi dari masyarakat luas.
Putra-putri Salatiga


Berikut Galery Foto dari koleksi Bentang Waktu
Dian Mita Kurniasari





Zahra Fauziah


2 komentar:

Widarto mengatakan...

Mantaabsss . . .
Semoga akan ada Jambore-jambore lainnya menyusul...

Ashar Muhammad mengatakan...

Pak Widarto KS, terima kasih kujungannya. Apa kabar Bandung?

.

.
.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...